Rabu, 04 Maret 2015

Pemerintah Kepulauan Solomon mengungkapkan posisi di Papua Barat

Wakil Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Douglas Ete mengatakan memperkuat hubungan dengan Indonesia akan memberikan ruang untuk diskusi lebih lanjut di tingkat bilateral mengenai isu-isu di Papua Barat.
Kata Ete,  Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi selama kunjungannya ke Honiara Sabtu lalu bahwa Kepulauan Solomon menghormati kerjasama bilateral antara kedua negara dan  Resolusi PBB 1969  tentang Papua Barat dan "bahwa setiap masalah yang berkaitan dengan Papua Barat akan menjadi yang terbaik diatasi melalui kerjasama bilateral pengaturan antara kedua negara ".
Ia mengatakan pendekatan ini penting karena upaya kolektif baru-baru ini oleh Melanesian Spearhead Group (MSG) yang dibagi antara negara-negara anggota.
Mengenai isu Hak Asasi Manusia di Papua Barat, Kepulauan Solomon mengambil pendekatan kebijakan umum.
"Kami mengutuk semua pelanggaran hak asasi manusia di mana pun mereka terjadi di dunia. Kami percaya bahwa semua masalah hak asasi manusia yang terbaik ditangani oleh Berbasis Dewan HAM di Jenewa, "kata Menteri Ete.
Ia mengatakan Kepulauan Solomon mengakui pentingnya memastikan bahwa hak asasi manusia yang ditujukan secara universal dengan objektivitas dan non-selektivitas atau politisasi isu-isu hak asasi manusia.
"Pendekatan yang dilakukan adalah untuk menghindari kecenderungan berfokus pada pelanggaran hak asasi manusia hanya ketika sorotan media di depan di negara tertentu".
"Pelecehan HAM harus adil dan memastikan semua hak asasi manusia yang terjadi pada manusia menerima perhatian yang sama pada pijakan yang sama," kata Ete.
Pada masalah penentuan nasib sendiri bagi Papua Barat, Ete mengatakan Kepulauan Solomon berlangganan sistem PBB dan sebagai penghormatan negara berdaulat Resolusi PBB 2504 di Papua Barat.
Pada tahun 1969, Resolusi PBB digelar, dalam bentuk Undang-Undang Pemilihan Bebas dan hasilnya adalah untuk Papua Barat (Irian Jaya) untuk tetap dengan Indonesia.

Kunjungan Menteri Marsudi adalah bagian dari tur Pasifiknya yang mencakup persinggahan di PNG dan Fiji ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar